Blog Artikel

3 Cara Mengaktivasi Maskot untuk Kesuksesan dalam Digital Marketing

Kehadiran maskot untuk membawa kesuksesan dalam digital marketing sangatlah mungkin. Namun sayangnya, kebanyakan perusahaan di Indonesia yang sudah memiliki maskot masih kurang menyadari potensi yang dapat dilakukan oleh maskotnya dalam melakukan kegiatan marketing ataupun branding di media digital. Hal tersebut dapat dilihat melalui social media mereka yang menggunakan maskot hanya sebagai penghias di konten pemasaran/promosi.

Dengan adanya maskot yang diaktivasi di media digital, maka perusahaan bisa memiliki konten visual original yang dapat digunakan secara aman untuk kegiatan marketing tanpa harus mengambil konten-konten visual yang sudah ada di Internet.

Cara mengaktivasi maskot tersebut di media digital dapat bermacam-macam sehingga kreatifitas menjadi kunci untuk kesuksesan dalam digital marketing. Berikut ini 3 cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan/brand Anda untuk mengaktivasi maskot:

1. Membuat komikstrip dan konten visual original lainnya secara rutin di social media

Ada baiknya konten komikstrip tidak terbit setiap hari. Selain itu dapat membuat para audience menjadi bosan, hal tersebut juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan para pembuat komikstripnya.

2. Maskot berkomunikasi dengan audience sesuai dengan karakter dirinya

Berkomunikasi dengan para audience tidaklah selalu berkaitan dengan promo-promo (hard-selling) produk Anda. Bicarakan isu-isu sosial di sekitar kita, baik itu yang sedang happening ataupun tidak. Bahkan lebih menarik lagi kalau topik yang dibicarakan mengarah ke penggunaan produk perusahaan/brand Anda. Semakin rutin maskot perusahaan Anda berkomunikasi, maka semakin erat hubungan Anda dengan para audience.

3. Membuat blog pribadi milik maskot (microsite)

Microsite yang berupa blog pribadi milik maskot dapat menjadikan hubungan komunikasi antara maskot dan audience menjadi lebih kuat. Nantinya berbagai activity ataupun digital campaign juga dapat dilakukan oleh maskot melalui blog pribadinya.

Pengalaman kami dalam mengaktivasi karakter fiksi membutuhkan waktu yang tidaklah cepat atau instan. Ada proses di dalamnya yang harus selalu kami maintain, baik itu kualitas cerita maupun visualnya agar karakter fiksi kami tetap melekat di hati dan pikiran para audience.

Tags: ,