Blog Artikel

Wujudkan Koleksi Khilafan Idaman dalam Board Game Ghosty’s Comic: Lelang Mania

Sebagai seorang hobbyist, mengoleksi berbagai barang seputar hobinya seakan menjadi sebuah kewajiban tersendiri. Mulai dari action figure, diecast mobil-mobilan, hingga headset audio dengan brand ternama menjadi barang incaran para kolektor yang menggemari hobi tersebut. Berbagai cara pun dilakukan oleh para pegiat hobi ini untuk mendapatkan barang incarannya, mulai dari membeli secara langsung di event-event, maupun secara online. Salah satu cara yang biasa dilakukan kolektor untuk mendapatkan barang koleksi incarannya adalah dengan mengikuti lelang. Kini kamu juga bisa merasakan serunya mengikuti lelang untuk mendapatkan barang khilafan idaman dalam sebuah board game loh!

Setelah menghadirkan pahit manis kisah bagaimana para penggemar pop culture melakukan khilaf untuk mendapatkan berbagai barang idamannya dalam bentuk komik strip, Ghosty’s Corp kini menghadirkan sesuatu yang baru yakni sebuah board game bernama Lelang Mania. Seperti namanya, board game ini mengangkat tema bagaimana para hobbyist saling beradu kekuatan dalam sebuah lelang yang memperebutkan berbagai barang khilafan seperti action figure, robot rakitan plastik, diecast, dan khilafan lainnya. Board game ini merupakan hasil kolaborasi antara Pionicon dengan Manikmaya Games, penerbit board game lokal yang telah merilis berbagai board game karya kreator dalam negeri.

Board game ini bisa dimainkan oleh 3-4 pemain, di mana masing-masing pemain saling bersaing dalam sebuah lelang barang-barang khilafan khas kolektor agar bisa menjadi seorang master lelang. Seperti sebuah lelang barang khilafan pada umumnya, diperlukan kejelian dan kehandalan khusus agar kamu bisa mendapatkan barang idaman dengan harga yang murah. Barang lelangan yang ada dalam game ini terbagi dalam tingkatan rarity mulai dari KW (bintang 1), Common (bintang 2), Rare (bintang 3) dan SS Rare (bintang 4).

Masing-masing barang lelangan ini memiliki poin yang disebut sebagai VP, semakin tinggi tingkat kelangkaan sebuah barang, semakin tinggi VP yang dimiliki. VP ini menjadi salah satu elemen penting karena poin ini menjadi poin yang harus diperhitungkan untuk menentukan pemenang. Pemain dengan VP tertinggi tentu menjadi pemenangnya.

Untuk mendapatkan nilai tertinggi, tentu pemain harus mendapatkan barang dengan VP tertinggi. Namun barang KW dengan VP terkecil bisa berubah menjadi poin yang besar jika pemain berhasil mengumpulkan barang KW terbanyak, jadi barang murah pun bisa menjadi mahal loh! Hal inilah yang membuat permainan menjadi terasa seru karena selain memikirkan bagaimana bisa memenangkan lelang, pemain juga harus berpikir barang seperti apa yang hendak mereka koleksi untuk bisa mendapatkan poin demi memenangkan permainan.

Pemain bisa mendapatkan berbagai barang koleksi yang diincar demi meraih VP tertinggi melalui lelang yang akan berlangsung pada setiap giliran. Lelang dimulai dengan pemain yang berperan sebagai Pelelang membuka beberapa kartu barang yang akan dilelang dari tumpukan deck. Setelah itu masing-masing pemain mulai menaruh penawaran pertama.

Salah satu hal yang cukup “seru” dalam sebuah lelang adalah ketika masing-masing peserta lelang mulai beradu menaikkan penawaran untuk mendapatkan barang yang diincar. Setelah menaruh penawaran pertama, masing-masing pemain akan mulai masuk ke fase berikutnya di mana pemain bisa menaikkan jumlah tawaran harga untuk barang lelang yang tersedia.

Menariknya game ini tidak bisa dimainkan dengan pola pikir “asal bisa tawar harga tinggi, pasti bisa cepat menang”, karena di board game ini, pemain dengan penawaran harga tertinggi akan mendapatkan barang yang dilelang di Lapak Pertama. Kemudian pemain dengan penawaran lelang tertinggi kedua akan mendapatkan barang di Lapak Kedua, dan begitu seterusnya. Oleh karena itu pemain harus jeli dalam menawar, bisa jadi barang yang sangat berharga justru ada di Lapak Terakhir yang hanya bisa didapatkan oleh pemain dengan jumlah tawaran terendah! Jadi, dibutuhkan sedikit strategi tersendiri dalam permainan ini tentunya.

Hal lain yang harus dipikirkan pemain saat bermain board game ini adalah mengatur keuangan yang dimiliki. Bisa saja pemain menghabiskan seluruh kartu bid yang berfungsi sebagai uang untuk mendapatkan kartu yang diinginkan di giliran tersebut, tetapi akibatnya, di giliran berikutnya pemain tersebut tidak bisa ikut lelang karena tidak punya uang. Lalu bagaimanakah cara agar pemain bisa kembali mendapatkan uang untuk ikut khilaf bersama di lelang? Saat pemain menarik kartu Gajian dari tumpukan deck, di saat itulah seluruh pemain mendapatkan kembali semua kartu bid yang telah ia gunakan. Oleh karena itu, bermain board game ini membuat pemain harus melakukan pemikiran panjang sebelum khilaf banyak barang di sebuah lelang, jika tidak maka pemain harus bersedia makan nasi kecap menunggu hari gajian tiba.

Berbagai hal bisa terjadi saat sebuah lelang berlangsung, terlebih lagi jika lelang dilakukan secara online melalui media sosial. Terkadang ada saja kejadian seorang melakukan Bid and Run (menawar harga tinggi tapi tidak jadi membeli barang), ataupun seseorang di Blacklist dari sebuah forum lelang sehingga ia tidak bisa ikut lelang. Hal-hal seperti ini bisa terjadi dalam board game ini berkat adanya Skill Card. Ada 4 Skill Card dengan efek berbeda yang bisa digunakan saat proses lelang tengah berlangsung.

Permainan berakhir setelah seluruh kartu di deck telah habis dilelang oleh para pemain. Di akhir permainan masing-masing pemain menghitung VP berdasarkan perolehan barang lelang yang telah didapatkan. Pemain dengan VP terbanyak menjadi pemenangnya.

Board game Lelang Mania ini cukup seru untuk dimainkan bersama teman-teman yang memang hobi khilaf barang-barang koleksi. Atau bisa jadi permainan ini menjadi alternatif untuk kamu yang ingin jadi kolektor tapi belum bisa memiliki barang aslinya. Selain itu suasana khilafan juga semakin terasa dengan gambar illustrasi para karakter dari Ghosty’s Comic seperti Emon, Jaret, Pamans, Sultan dan juga Kaisar.

Permainan ini juga dipenuhi dengan berbagai plesetan seputar pop culture dalam kartu barang lelangan seperti Robot Dragon Momokoh, Figure Sader, hingga EsHaEpiguart dengan kotak coklat idaman para kolektor mainan dengan dompet tebal. Setiap kartu barang lelang ini juga memiliki deskripsinya sendiri yang cukup menghibur untuk dibaca, meski ada kartu yang sepertinya salah cetak dalam bagian deskripsi barangnya.

Tags: , ,