Blog Liputan Event

Bincang-Bincang “Si Juki” di Kuala Lumpur International Book Fair 2018

Berbagai hasil karya para kreator Indonesia tidak henti-hentinya mendapat apresiasi dan prestasi yang membanggakan di kancah Internasional. Hasil karya para kreator tanah air terus eksis mengisi berbagai perhelatan International Book Fair yang diadakan di berbagai belahan dunia. Kali ini, salah satu karakter komik asal Indonesia “Si Juki” mendapat kesempatan untuk unjuk kebolehan di ajang Kuala Lumpur International Book Fair 2018.

Kehadiran “Si Juki” dalam acara ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Paviliun Indonesia. Pada penyelenggaraan Kuala Lumpur International Book Fair kali ini, Indonesia terpilih sebagai Negara Tamu bersama dengan Arab Saudi dan Kedah. Hadirnya PIONICON dan “Si Juki” dalam acara ini didukung sepenuhnya oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.

Ada berbagai rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh PIONICON dalam acara yang belangsung di Putra World Trade Center ini. Salah satu kegiatan yang dilakukan di acara ini adalah Bincang-bincang “Si Juki” bersama Faza Meonk, kreator “Si Juki” sekaligus CEO dari PIONICON. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu, 28 April 2018. Selama ini Malaysia menempati urutan kedua untuk peminat “Si Juki” setelah Indonesia. Besarnya antusiasme pembaca dari Malaysia ini disebabkan oleh kesamaan budaya yang membuat berbagai konten “Si Juki” diterima dengan baik oleh pangsa pasar di Malaysia.

Pada hari berikutnya di hari Minggu, 29 April 2018 Faza Meonk berkesempatan hadir menjadi pemateri dalam Bincang-bincang “Industri Kreatif Indonesia dan Peluang Pengembangan Intelektual Properti”. Dalam bincang-bincang ini, Faza Meonk ditemani juga oleh Ricky Pesik (Wakil Ketua BEKRAF), HE. Rusdi Kirana (Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia), dan Rosidayati Rozalina (Ketua Umum IKAPI) menjabarkan mengenai dunia penerbitan dan pengembangan IP di Indonesia. Faza Meonk memaparkan bagaimana komik memiliki potensi yang besar dari segi penerbitan buku dan pengembangan IP.

“Komik bisa menjadi hulu industri kreatif, pengembangan potensi Intelectual Property (IP) semakin besar seperti animasi, video, games, film hingga merchandise,” ujar Faza Meonk dalam pemaparannya di acara tersebut.

Industri Komik Indonesia sendiri saat ini tengah mengalami perkembangan yang cukup menjanjikan. Meski sempat mengalami mati suri di tahun 90-an, kini Komik Indonesia mulai bangkit menunjukkan eksistensinya. Saat ini Komik Indonesia memiliki banyak penggemar yang membaca secara langsung melalui buku cetak maupun secara online.

“Si Juki” sendiri sudah mulai eksis sejak tahun 2011 melalui komik strip di media sosial. Selama hampir lebih dari 7 tahun, komik “Si Juki” telah terbit lebih dari 20 judul. Selain itu, Si Juki juga eksis di platform komik online dengan cerita humornya yang digemari para pembaca. Pada tahun 2017 karakter ini diangkat ke layar lebar dengan film berjudul “Si Juki the Movie: Panitia Hari Akhir” yang berhasil mencetak rekor Box Office Film Animasi Indonesia dengan perolehan 700.000 penonton.

Pada kesempatan ini PIONICON juga bertemu dengan berbagai komikus dan penerbit asal Malaysia. Melihat tingginya antusiasme pembaca Si Juki di Malaysia, Faza berkeinginan untuk mengembangkan karakter “Si Juki” bersama penerbit Malaysia. Tidak hanya itu saja, PIONICON juga membuka kesempatan untuk bisa berkolaborasi dengan komikus Malaysia untuk menerbitkan buku kolaborasi antara dua negara.

Tags: ,